Load more

Inilah Lima Penyakit Kanker Penyebab Kematian Tertinggi di Dunia

Shares ShareTweet
Penyakit kanker adalah salah satu penyakit paling agresif dan mematikan di dunia. Bagi seorang pasien yang terjangkit kanker, kemungkinan untuk bisa sembuh total akan sangat kecil sekali, sebaliknya presentasi kematian pada kasus penyakit kanker semakin meningkat dari tahun ke tahun. (Foto: confusedparent.in)
Penyakit kanker merupakan salah satu momok menakutkan dalam dunia kesehatan. Bahkan, di Indonesia sendiri umumnya masyarakat sudah memahami bahwa bagi penderita kanker, kemungkinan untuk bisa sembuh kembali secara total persentasenya sangat kecil.

Sebaliknya, kasus kematian yang diakibatkan penyakit kanker dari tahun ke tahun kasusnya semakin meningkat.

Tidak hanya di Indonesia, bahkan di negara dengan tingkat pelayanan kesehatan paling baik sekalipun, seperti Amerika Serikat, penyakit kanker menjadi salah satu pembunuh utama di negara itu.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), ada setidaknya lima jenis kanker yang paling ditakuti karena mampu menghilangkan nyawa manusia. Dan lima jenis kanker berikut ini adalah yang paling banyak membunuh di kawasan Amerika Serikat.

1. Kanker Pankreas


Kanker pankreas membunuh hampir 42.000 jiwa hingga akhir 2016. Proyeksi yang tinggi ini membuat kanker pankreas berada di posisi ke-3 sebagai kanker paling berbahaya di Amerika Serikat.

Yang lebih mengerikan adalah tidak ada tes yang dapat diandalkan bagi mereka yang mengalami gejala kanker pankreas. Hal ini jelas membuat sulit para dokter untuk mendiagnosis sebelum itu berkembang secara substansial.

Beberapa orang mungkin mengalami rasa sakit di perut bagian atas atau belakang, kehilangan nafsu makan, kelelahan, dan kurang bertenaga. Namun yang dapat meningkatkan risiko kanker pankreas adalah tingkat konsumsi tembakau bagi para perokok aktif.

2. Kanker Paru-paru


Pada tahun 2013, kanker paru-paru adalah penyebab nomor satu kematian bagi wanita dan pria di Amerika Serikat. Tak heran jika kanker paru-paru menempati urutan pertama sebagai kanker paling mematikan tahun 2016.

Di tahun ini, diprediksi kanker paru-paru akan membunuh 158.000 orang di Amerika Serikat hingga penghujung 2016.

Untuk seorang perokok aktif, kemungkinan munculnya sel kanker akan lebih besar dibandingkan orang yang tidak merokok. (image: theirishtimes)
Penyebab utama adalah merokok, yang mampu menjadi faktor paling besar dengan kemungkinan 80-90 persen dari seluruh penderita kanker paru-paru.

Namun bukan hanya perokok saja yang dapat terserang penyakit ini. Radon, gas alami yang berasal dari kotoran dan batu memberikan kontribusi dalam sejumlah besar kasus.

3. Kanker Liver


Fungsi hati dalam tubuh manusia adalah untuk memerangi racun yang masuk, termasuk alkohol dalam darah.

Selain itu, hati juga berfungsi memproduksi dan melepaskan gula sebagai energi tubuh, menjaga pencernaan, serta membantu bekuan darah. Jika ada kanker yang berkembang di hati dan terus membusuk, maka dapat mengancam nyawa.

Fakta buruknya adalah adanya peningkatan jumlah orang meninggal di tahun ini karena kanker hati atau yang biasa disebut liver.

Hal ini sekaligus membuat kanker hati menduduki peringkat ke-5 sebagai kanker paling mematikan di Amerika Serikat. Hingga akhir tahun 2016 mendatang, diprediksikan kanker hati akan membunuh setidaknya 27.000 orang.

4. Kanker Payudara


Kanker payudara adalah kanker yang paling umum di kalangan wanita. Pada tahun 2013, hampir 231.000 wanita di Amerika Serikat positif dan sebanyak 41.000 jiwa melayang karena penyakit ini.

Para ahli selalu mengatakan tidak mudah untuk menentukan apa yang menyebabkan kondisi tersebut. Tetapi ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risikonya, termasuk genetik, terapi penggantian hormon, alkohol, dan masih banyak lagi.

Sayuran berpestisida menjadi salah satu pemicu timbulnya sel-sel kanker. (image: thetruthaboutcancer)
Pertanda awal seseorang yang mengidap penyakit ini adalah adanya benjolan di sekitar payudara. Kanker ini menduduki peringkat ke-4 sebagai kanker paling mematikan.

5. Kanker Kolorektal


Sebuah riset mengungkapkan bahwa ada sekitar 136.000 pria dan wanita yang didiagnosis dengan kanker ini pada tahun 2013 lalu.

Jumlah tersebut menyebabkan 52.000 korban meninggal di tahun yang sama. Di tahun ini, sebenarnya diprediksi menurun, dengan hanya 134.000 kasus dan korban meninggal 49.000 jiwa.

Kanker jenis ini biasanya dimulai dengan pertumbuhan abnormal (polip) di usus besar atau rektum. para ahli menjelaskan, hal tersebut jika dibiarkan akan menjadi kanker dari waktu ke waktu.

Penyakit ini paling umum menyerang orang yang berusia 50 tahun ke atas. Penyebabnya adalah kebiasaan hidup yang tidak sehat, berat badan berlebih, dan juga tidak melakukan olahraga.

Semakin meningkatnya kasus penyakit kanker saat ini juga tidak lepas dari gaya hidup dan pola makan yang kurang baik.

Tanpa kita sadari, banyak jenis makanan yang dikonsumsi manusia, seperti makanan siap saji atau junkfood, sayuran-sayuran berpestisida, asap knalpot kendaraan, dan lain-lain. Sudah saatnya anda dan keluarga mulai lebih waspada dengan penyakit-penyakit yang berbahaya ini. (fg)

Sumber: Merdeka.com

Tags

Shares ShareTweet
advertisement iklan

This blog is created for your interest and in our interest as well as a website and social media sharing info Interest and Other Entertainment.

Editor Picks