Load more

Inilah Kota-kota di Dunia yang Melegalkan Telanjang di Muka Umum

Shares ShareTweet
Para pencinta ketelanjangan atau nudisme semakin mendapat tempat di dunia, setelah sejumlah negara Barat mengeluarkan kebijakan mengijinkan aksi telanjang bulat di muka umum. (Foto: Istimewa)
“Tidak masuk akal dan seksis bahwa Berkeley mengkhianati tampilan puting perempuan sambil membiarkan tampilan puting laki-laki,”
NEW YORK -- Telanjang atau bugil ria di depan umum bagi sebagaian besar negara-negara di Asia terutama negara-negara Islam, merupakan sebuah aib dan bahkan dosa besar yang sangat dilarang, karena dianggap sebagai tindakan yang melanggar norma-norma kesusilaan. Namun, tidak demikian dengan di Amerika Serikat dan sejumlah negara Eropa lainnya.

Di Amerika Serikat (AS), tindakan telanjang di depan umum semakin mendapat tempat dan bahkan dilegalkan oleh undang-undang setempat. Seperti halnya di Kota Berkeley, California, Amerika Serikat. Otoritas Kota itu membebaskan para wanita telanjang dada atau topless di tempat umum. Alasannya demi kesetaraan gender.

“Saya rasa Berkeley tidak harus mendefinisikan (bahwa) perempuan tidak diperbolehkan dan laki-laki diperbolehkan,” kata anggota Dewan Kota Berkeley, Kriss Worthington, seperti dikutip dari IB Times, Rabu (6/9/2017).

Worthington yakin bahwa UU yang berlaku saat ini mengesampingkan hak perempuan. Selain itu, lanjut dia, UU tersebut juga membingungkan penduduk transgender di Berkeley. Worthington merasa bahwa ketika wanita menyusui diperbolehkan di tempat umum, maka wanita yang lain harus bisa bepergian topless jika mereka mau.

“Tidak masuk akal dan seksis bahwa Berkeley mengkhianati tampilan puting perempuan sambil membiarkan tampilan puting laki-laki,” ujarnya dalam pidato. Menyusui di tempat umum juga akan dibebaskan dari larangan.

Sebelumnya, ribuan kaum wanita bertelanjang dada menyusuri jalanan Kota New York, Amerika Serikat, Sabtu waktu setempat (26/8/2017). Para wanita tersebut menanggalkan penutup dada demi merayakan GoTopless Day Parade, yang merupakan ajang tahunan ke-10.

Ajang ini digelar untuk mendukung hak perempuan bertelanjang dada di depan umum, yang merupakan simbol kesetaraan gender. Peserta aksi itu menyusuri jalan sejauh 1,6 kilometer dari Columbus Circle ke Bryant Park. Tak hanya di New York, aksi paralel serupa dijadwalkan digelar di kota-kota AS lainnya.

Dalam aksi ini, peserta dari segala golongan mengangkat spanduk yang umumnya bertuliskan "hak ' topless' yang sama untuk semua". Banyak kata "Go Topless" tertulis di dada para peserta aksi.

GoTopless Day Parade, yang menyerukan para kaum wanita untuk melepaskan busana mereka demi mendapatkan status kesetaraan gender. (Foto: istimewa)
Sejumlah lainnya menggenakan kain pengikat rambut, dengan membiarkan payudara mereka terbuka bebas. Di New York, sudah menjadi hal yang legal bagi wanita untuk melepaskan penutup payudara di depan umum.

Selain di AS, terdapat kota-kota lainnya di sejumlah negara yang melegalkan telanjang di muka umum. Setidaknya berikut nama kota-kota tersebut:

1. The Village Naturiste

Terletak di Perancis, The Village Naturiste mendapat gelar sebagai kampung telanjang terbesar di dunia. Letak persis kampung telanjang The Village Naturiste ini di Cap d’Adge, sebuah kota pesisir kecil yang berada dekat Montpellier.

The Village Naturiste ini sudah memiliki fasilitas yang lebih modern seperti bank, supermarket, toko kacamata, salon, bahkan kantor pos, dan semua itu dijaga oleh para karyawan yang juga bertelanjang. Kampung telanjang ini sudah dibangun sejak 1960-an, dan telah menjadi tempat tujuan favorit bagi kaum nudis dan naturis.

Data terbaru menyebut kalau kampung telanjang sudah punya 50 ribu lebih turis yang sengaja datang berkunjung ke sini, terutama pada musim panas. Untuk mengunjungi tempat ini, setiap wisatawan akan dipungut pajak masuk sekitar Rp120 ribu.

Bea masuk itu akan mengikat (tmewajibkan) untuk melepas semua pakaian dan berbaur dengan santai dengan pengunjung lainnya. Tanpa pakaian, celana dalam atau koteka sekalipun.

Dan jika pengunjung tidak berani keluar rumah dengan telanjang karena malu misalnya, maka akan didenda Rp 300 ribu, pasalnya di kampung telanjang ini, pengunjung dan warga wajib banget memamerkan alat vital tubuh mereka.

Para penganut ketelanjangan dalam aktivitas keseharian mereka. (Foto: istimewa)
Selama berkunjung, wisatawan dilarang keras untuk mengambil foto maupun video. Namun, aturan telanjang tersebut hanya berlaku buat siang saja. Ketika malam datang, para turis diperbolehkan berpakaian karena hawa di sana bisa cukup dingin.

2. Pulau Rab (Kroasia)

Kroasia menjadi negara yang diam-diam menerima kaum telanjang dengan tangan terbuka. Seperti dilansir Sydney Morning Herald, Kroasia bahkan menyediakan pantai khusus untuk kaum pencinta bugil ria.

Pantai itu berada di Pulau Rab dan dibuka pertama kalinya pada tahun 1934. Tak tanggung-tanggung, negara ini memiliki 30 pantai dan resor resmi yang dikhususkan buat kaum telanjang.

Sementara untuk pantai yang tak resmi, sedikitnya ada tersebar di 1.000 pulau di negara itu dan melapangkan tangan mereka untuk menerima kaum nudis. Tak hanya itu ada juga layanan kapal pesiar untuk kaum nudis.

3. Desa Spielplatz (Inggris)

Spielplatz, sebuah desa di Hertfordshire, tepat di tengah salah satu kota tersibuk dunia, London, bagi sebagian kalangan diberi predikat sebagai desa menjijikkan.

Bukan tanpa sebab, dibalik suasana desa yang terlihat normal, tenang dan sunyi, semua penduduk di sana, beraktivitas tanpa selembar busana pun, alias telanjang bulat di musim panas.

Sebagaimana dilansir The Daily Star, tradisi berbugil ria ini memang benar adanya. Anehnya lagi, jika ada seorang penduduk yang pakai baju tinggal di sana, maka akan segera mendapat hukuman dikucilkan dari kehidupan masyarakat lainnya.

Sudah jadi pemandangan umum di sana, penduduk berendam telanjang di halaman rumah yang terbuka. Bahkan, aktivitas sehari-hari, seperti menggergaji kayu, dilakukan tanpa busana.

Pantai khusus untuk para pencinta ketelanjangan. (Foto: istimewa)
Spielplatz sendiri adalah sebuah kawasan resor alam terbesar yang ada di Inggris. Punya luas 4,9 hektare, kawasan ini dibuka oleh Charles Macaskie dan istrinya, Dorothy, pada 1929. Setelah itu, sejumlah masyarakat pun bergabung dan akhirnya membentuk komunal, yang kemudian berkembang menjadi sebuah desa hingga kini.

4. Englischer Garten (Jerman)

Englischer Garten, di Munich, Jerman merupakan taman di mana para pengunjungnya bisa bebas berjemur dalam keadaan bugil. Hak yang diberikan oleh pengunjung untuk bugil ini sudah mendapat ijin dari pemerintah setempat sejak tahun 1960.

Dan terbukti hingga kini taman paling besar di Eropa itupun tak pernah sepi akan pengunjung yang datang dalam keadaan bugil.

5. Pantai Copacabana (Brasil)

Ibukota Brasil ini tak hanya dikenal akan keindahan pantai yang sangat eksotis. Namun Kota Rio de Janeiro ini punya julukan lain selain Rio, yaitu kota bugil. Terutama di pantai Copacabana, Rio de Janeiro, yang membebaskan para pengunjung untuk tak menggunakan sehelai pakaian pun.

Di Pantai Copacabana pengunjung dapat menjumpai perempuan-perempuan Brazil yang tersohor dengan kecantikannya di dunia, tanpa menggunakan pakaian sehelai benang pun. Sangat maklum jika laki-laki sangat betah berada di sana.

Apalagi saat matahari sudah terbenam, Pantai Copacabana menjadi semakin liar dengan membanjir dan membaurnya perempuan latin yang seksi tanpa busana dengan kaum laki-laki tanpa ada sekat yang membatasi.

Bahkan tidak jarang pergaulan bebas tersebut berlanjut pada hubungan seks di muka umum bahkan di jalan-jalan tanpa ada yang mengganggu. (fg)

*Berbagai sumber

Tags

Shares ShareTweet
advertisement iklan

This blog is created for your interest and in our interest as well as a website and social media sharing info Interest and Other Entertainment.

Editor Picks