Load more

Mobil Esemka Kembali Muncul, Tanda-tanda Pemilu 2019 Sudah Dekat

Shares ShareTweet
Kemiripan mobil Esemka Garuda 1 dengan mobil Foday Landfort buatan China, hampir di semua sisi. Terlihat keduanya memiliki kedekatan dan nyaris identik mulai dari lampu spoiler, bentukan kaca belakangan, stop lamp hingga pintu. Selain itu, dua tail lamps merah yang dipasang pada bumper belakang pun nyaris serupa.
"Tahun depan, paling lambat pertengahan tahun sudah diresmikan. Merk-nya Esemka, sama dengan inisiatif Presiden Jokowi dulu waktu masih jadi Wali Kota Solo,"
JAKARTA -- Lama tak diketahui kabarnya, warganet kembali dihebohkan dengan munculnya mobil Esemka yang tersebar di media sosial. Sejumlah unggahan foto mobil SUV dengan badge Esemka. SUV itu terlihat memiliki badge Esemka Garuda 1 yang tertempel di bagian belakangnya, mobil itu tampak sedang digendong mobil towing.

Foto-foto tersebut disebarluaskan oleh akun Facebook, Din M Sarjia di group Motuba pada Selasa (30/1/2018). Dari tiga gambar yang ada, terlihat SUV ini memiliki aksen mewah dengan aksesori pilihan seperti body moulding beraksen krom dan juga kaki-kaki alloy.

Perbincangan diantara warganet pun menghangat, sejumlah netizen berpendapat bahwa Esemka Garuda 1 merupakan mobil buatan China yang hanya diganti namanya. Hal ini bukan tanpa alasan, Esemka Garuda 1 hampir 100 persen sangat mirip dengan mobil buatan China, Foday Landfort yang telah diluncurkan pada tahun 2015 silam.

Dilihat dari bagian belakangnya, Esemka Garuda 1 itu mirip dengan SUV Foday Landfort pada bagian kaca belakang, lampu belakang, lekuk-lekuknya, hingga reflektor dan antena mobil pun terlihat sama.

Foday Landfort sendiri merupakan varian yang diproduksi oleh Guangdong Foday Automobile Co. Hebatnya, mobil ini menggunakan mesin Mitsubishi 4G69S4N berbahan bakar bensin dengan kapasitas silinder 2.4 L dan pilihan lainnya berupa dapur pacu D19TCID1 diesel turbocharged berkapasitas silinder 1,9 Liter.

Setidaknya ada beberapa 5 varian yang ditawarkan, antara lain 2.4 L MT RWD Standard, 2.4 L MT RWD Luxury, 2.4L MT 4WD Luxury, 1.9T MT RWD Standard, 1.9T MT RWD Luxury dan 1.9T MT 4WD Luxury.

Mobil itu juga ditawarkan dengan pilihan penggerak roda depan dan penggerak empat roda. Tenaga yang disalurkan bisa mencapai 134 daya kuda pada 5.250 rpm dan torsi maksimal 200 Nm pada 2500-3.000 rpm untuk mesin bensin serta 134 daya kuda pada 4.000 rpm dengan torsi maksimal 300 Nm pada 1.800-2.800 rpm.

Mobil bisa menempuh kecepatan hingga 160 km/jam. Untuk mendukung kestabilan dan kenyamanan, mobil itu pakai suspensi depan double wishbone dan suspensi belakang five-link.

Foday Landfort merupakan SUV 7 penumpang. Fitur keselamatan pun lengkap seperti Dual Front Airbags, ABS+EBD, Child-proof door locks, speed and crash sensors, remote key, dan rearview camera. Di China, Foday Landfort dijual dengan harga mulai 109.800 yuan (Rp 232 jutaan) sampai 148.800 yuan (Rp 315 jutaan).

Mobil Esemka Muncul untuk Mendokrak Pamor Jokowi?

 
Karena begitu miripnya mobil Esemka Garuda 1 dengan mobil SUV Foday Landfort, menimbulkan pertanyaan besar. Benarkah mobil ini mirip dengan merek buatan China? Tidak sedikit warganet yang berpendapat, kemunculan kembali mobil Esemka adalah sebagai salah satu upaya Presiden Joko Widodo untuk kembali mendongkrak pamornya seperti saat pilpres 2014 yang lalu.

"Wah tanda-tanda pemilu sudah dekat nih," tulis akun Facebook Cika SkinCare. "Goes to 2019 Mbah..liat aja nanti sepanjang tahun 2018 lebih seru," tulis akun Johan Marsudiarso saat memberikan tanggapan mengenai foto mobil Garuda 1 yang beredar.

Tak kalah lucu juga dengan komentar akun Facebook Yusuf Khamami. "Mobil langka ini om...keluarnya kalau pas kampanye aja," tulisnya. "Mendekati pilpres Esemka muncul lagi hihi senyumin aja," tulis akun Taufik Muhtrom.

Komentar-komentar lucu ini tentu tak lepas dari 'kedekatan' Presiden Joko Widodo dengan Esemka. Tentu bukan rahasia lagi jika pamor Jokowi memang ikut terdongkrak dengan hebohnya mobil Esemka, bahkan saat ia masih menjabat sebagai wali kota Solo.

Kampanye dengan Esemka ini pula yang juga membuat Jokowi kini menjadi orang nomor satu di Indonesia. Tak heran jika dengan munculnya mobil Esemka Garuda 1 ini banyak dikaitkan dengan hajatan politik yang akan bergulir di Indonesia tersebut.

Mobil Esemka Digdaya, yang juga memiliki kesamaan dan kemiripan dengan mobil buatan China. (Foto: istimewa)
Padahal, sebelum hebohnya kemunculan mobil Esemka Garuda 1, sempat beredar sejumlah foto mobil Esemka Digdaya dengan model pikap yang juga sangat mirip dengan mobil pikap buatan China bernama Foday F22. Namun hingga kini tidak juga diketahui bagaimana perkembangan mobil Esemka itu.

Jokowi Perintahkan Kembali Kembangkan Mobil Esemka


PT Adiperkasa Citra Esemka Hero (HERO) yang berada di kawasan Cileungsi, Bogor, diisukan dipercaya untuk memproduksi mobil Esemka besutan Jokowi. Namun, di pabrik tersebut bukan Esemka yang terlihat, tapi mobil buatan China, Geely.

"Di sini tidak ada Esemka, hanya ada ratusan mobil Geely yang terparkir di sini," kata petugas keamanan PT Adiperkasa Citra Esemka Hero (HERO), di Cileungsi, Kabupaten Bogor, seperti dilansir oto.detik.com.

Memang terlihat ada mobil Geely berpelat kuning yang diparkir di dekat kawasan ini. Di sekitar gedung pun terlihat kondisinya kurang terawat. Rumput ilalangnya terlihat tinggi, dan bahkan pagarnya sudah kalah tinggi. Tapi sayang perwakilan perusahaan belum ada yang mau memberikan komentarnya soal ini.

Petugas keamanan itu menegaskan, bahwa dirinya memang tidak mengetahui akan keberadaan mobil Esemka. Pabrik yang berdiri di kawasan yang cukup luas itu, juga hanya memiliki 20 karyawan yang bertugas di sana. "Kalau luas wilayah ini, kalau tidak salah bisa mencapai 50 hektar," katanya.

Sementara itu, Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), AM Hendropriyono mengaku memang diberi tugas oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memproduksi dan mengembangkan mobil nasional. Menurutnya, nantinya mobil ini akan dikembangkan sendiri tanpa campur tangan pemerintah ataupun asing.

"Modal sendiri, kerja sendiri, mesinnya bikinan sendiri, apalagi karoseri. Tidak ada fasilitas dari negara," ungkap Hendropriyono, kepada wartawan di Sleman, Sabtu (30/12/2017) lalu.

Suasana kondisi pabrik PT Adiperkasa Citra Esemka Hero, yang merupakan pabrik pembuatan mobil Esemka. (Foto: oto.detik.com)
Hendropriyono menyatakan, ditargetkan pertengahan tahun 2018 mobnas akan dirilis untuk dipasarkan kepada masyarakat. Harga satu unit mobnas yang ditawarkan cukup terjangkau bagi kantong masyarakat Indonesia. Namun ia belum bersedia menyebut angkanya.

"Tahun depan, paling lambat pertengahan tahun sudah diresmikan. Merk-nya Esemka, sama dengan inisiatif Presiden Jokowi dulu waktu masih jadi Wali Kota Solo," kata Hendropriyono yang merupakan pemilik PT Adiperkasa Citra Esemka Hero.

Diungkapkannya, dalam produksi tahap awal ini, perusahaannya memproduksi lebih dari 1.000 unit sesuai dari pesanan yang diterima. Seluruh tahapan produksi dilakukan di dalam negeri mulai dari mesin, interior, hingga eksterior, tanpa keterlibatan pemerintah maupun perusahaan asing. (fg)


*Berbagai sumber

Tags

Shares ShareTweet
advertisement iklan

This blog is created for your interest and in our interest as well as a website and social media sharing info Interest and Other Entertainment.

Editor Picks