Load more

Debu Rumah Tangga Bisa Timbulkan Kanker dan Merusak Kesuburan

Shares ShareTweet
Sebuah penelitian menjelaskan bahwa debu yang biasa terdapat di dalam rumah, ternyata mengandung bahan kimia yang sangat berbahaya bagi kesehatan dan berpotensi menimbulkan berbagai macam penyakit. (ilustrasi)
"Kami pikir rumah adalah tempat yang aman, tapi sayangnya rumah juga tercemar oleh bahan kimia beracun dari berbagai produk. Banyak bahan kimia beracun berbeda dari banyak produk rumah tangga. Ini akan mencemari rumah,"
Jangan pernah meremehkan banyaknya debu yang terdapat atau beterbangan dalam rumah anda. Pasalnya, menurut penelitian, rumah menyimpan berbagai macam bahaya debu dan bahan kimia lain, yang sangat berbahaya.

Ini terjadi karena, debu yang terkontaminasi bahan kimia yang berasal dari berbagai kebutuhan rumah tangga bisa meningkatkan risiko yang membahayakan kesehatan, diantaranya dapat menimbulkan dan memicu terjadinya penyakit kanker, juga dapat menghilangkan atau mematikan kesuburan pria, wanita maupun bayi.

"Kami pikir rumah adalah tempat yang aman, tapi sayangnya rumah juga tercemar oleh bahan kimia beracun dari berbagai produk. Yang muncul dari penelitian tersebut adalah adanya gambaran soal banyak bahan kimia beracun berbeda dari banyak produk rumah tangga. Ini akan mencemari rumah," kata Veena Singla, rekanan penulis dari Natural Resources Defense Council di California, seperti dilansir Guardian.

Studi yang dilakukan meliputi beragam lingkungan dalam ruangan, seperti rumah, sekolah dan pusat kebugaran atau gym di 14 negara. Para ilmuwan menemukan sejumlah bahan kimia berbahaya di dalam ruangan, termasuk phthalates dikaitkan dengan sejumlah masalah perkembangan bayi.


Para peneliti menyoroti adanya 45 bahan kimia beracun di debu dalam ruang. Sekitar 10 di antaranya terkandung dalam 90 persen sampel debu, bahan kimia tahan api, wewangian, serta fenol.

Namun yang membingungkan, rumah yang terlalu bersih juga akan meningkatkan alergi dan asma pada anak-anak. Rumah yang terlalu bersih memiliki paparan mikroba yang sedikit, sedangkan adanya bahan kimia beracun dalam debu akan menimbulkan kekhawatiran tersendiri.

Beberapa bahan kimia tahan api yaitu TDCIPP terkandung dalam busa furnitur, produk bayi, dan karpet. Sedangkan bahan lainnya TPHP dianggap bisa memengaruhi sistem reproduksi dan saraf.

Debu rumah tangga yang banyak mengandung berbagai zat kimia berbahaya, namun acapkali ini kurang disadari oleh para anggota keluarga. (Foto: Istimewa)
Zat beracun lain yang ditemukan di hampir semua sampel debu adalah phthalates. Ini sering ditemukan di lantai vinil, kemasan makanan, produk perawatan pribadi. Kandungan ini dikaitkan dengan masalah perkembangan bayi, gangguan hormon dan sistem reproduksi.

Paparan debu yang sudah terkontaminasi ini sebenarnya bisa dikurangi dengan beberapa cara. Misalnya, dengan membersihkan debu lantai, mencuci tangan dengan sabun dan air sebelum makan, membersihkan lantai atau permukaan furnitur dengan lap basah dan kain lembap.

Setelah mengetahui informasi di atas, sekarang saatnya bagi anda untuk lebih rajin memperhatikan kebersihan rumah anda. Jangan sampai rumah yang selama ini dianggap tempat paling aman untuk anda dan keluarga, ternyata juga menyimpan bahaya dan penyakit, akibat meremehkan kebersihan rumah.

Sapu dan bersihkan debu rumah anda setidaknya satu kali sehari, serta hati-hati dalam membeli bahan-bahan kebutuhan rumah maupun mainan anak-anak, adalah salah satu cara meminimalisir dampak bahaya debu rumah tangga bagi kesehatan anda dan keluarga. (fg)

Sumber: Guardian / CNN

Tags

Shares ShareTweet
advertisement iklan

This blog is created for your interest and in our interest as well as a website and social media sharing info Interest and Other Entertainment.

Editor Picks