Load more

Manfaat Kamasutra untuk Seks dan Kesehatan Tubuh

Shares ShareTweet
Kamasutra adalah sebuah mahakarya klasik yang hingga kini masih menjadi acuan utama dalam berbagai penelitian terkait dengan masalah seksualitas. (Foto: Istimewa)
“Kehidupan seks yang menyenangkan akan membuat pekerjaan kantor lebih oke. Beda rasanya saat Anda melakukannya atau melewatkannya. Jadi tergantung Anda, mau ikut ahli melakukannya atau langsung bercinta?”
Mendengar dan membicarakan kata 'seks' mungkin disebagian budaya timur masih dianggap tabu dan bahkan menjijikkan. 

Padahal seks adalah bagian pokok dari evolusi kehidupan manusia di muka bumi, tanpa melakukan hubungan seks, maka manusia akan punah, itu teori sederhananya.

Seks adalah bagian terpenting terbentuknya peradaban manusia, tidak sedikit sebuah mahakarya yang lahir dari sebuah aktifitas hubungan badan tersebut. Salah satunya adalah buku mahakarya terbesar manusia yang membahas masalah seks, yaitu Kamasutra.

Kamasutra adalah risalah yang menjelaskan tentang segala detail hubungan sensual secara fisik. Kamasutra dipercaya dibuat oleh sarjana-sarjana India di masa lalu sekitar abad ke 3. 


Banyak sarjana-sarjana di dunia mempelajari dan menterjemahkan Kamasutra ke berbagai bahasa, hal ini semakin meningkatkan kepopuleran Kamasutra di berbagai belahan dunia.

Banyak cerita mengenai asal- usul Kamasutra, baik berdasarkan mitologi Hindu maupun berdasarkan penelitian. Cerita yang berhubungan dengan asal dan sejarah Kamasutra juga ditemukan dalam kitab India yang lama dalam bahasa sansekerta. Tapi Kamasutra bukan sekedar kitab seks.

Di dalamnya terkandung ajaran filosofi karena teks-teks India kuno selalu menggambarkan tentang pencapaian Dharma atau agama, Arth atau kekayaan, Kama atau kesenangan, dan Moksha atau keselamatan.


Namun, penelitian yang paling masuk akal adalah, Kamasutra lahir dari sebuah pengalaman panjang sejarah kerajaan India kuno sejak ratusan tahun lalu, antara hubungan raja dan para selirnya.
Berbagai posisi seks yang terdapat dalam prasasti kuno sejumlah kuil di India. (Foto: istimewa)
Seperti diketahui, para raja India biasanya selain memiliki permaisuri, juga memiliki ratusan para selir atau harem yang biasanya ditempatkan dalam bangunan tertentu dan hanya sang raja yang dapat menemuinya.

Ratusan selir yang masih muda dan cantik tersebut akan berupaya menyenangkan sang raja dengan berbagai macam upaya diantaranya dengan menciptakan posisi seks, dengan tujuan memuaskan rajanya. 

Bisa dibayangkan, ratusan perempuan memperebutkan satu pria, yang tentu saja kalau mereka tidak kreatif, maka mereka tidak akan pernah dianggap oleh sang raja.

Kamasutra diyakini ditulis oleh seorang sarjana India Mallanaga Vatsyayana pada abad ke-3. Buku Kama Sutra karangan Vatsyayana tersebut kemudian diterjemahkan oleh Sir Richard Burton (1821-1890), dari buku terjemahan itulah Kamasutra menjadi mendunia dan saat ini sudah diterjemahkan hampir seluruh bahasa di dunia.

Namun, Selain membahas tentang seks, buku ini juga menjelaskan kewajiban seorang istri, tentang gaya hidup pria terhormat, wanita yang layak dan tak layak dijadikan istri, 64 ilmu yang harus dikuasai wanita, 64 cara bercinta, seni merayu, wanita penghibur, obat-obatan untuk meningkatkan gairah, dan sebagainya.

Menurut Psikolog Seksual Zoya Amirin, yang membuat istimewa adalah, kehidupan seks seperti dalam Kamasutra mengenal istilah foreplay dan afterplay, proses inilah yang dianggap dapat menyenangkan pasangan.


“Seperti makan, ada menu pembuka, menu utama dan penutup. Dalam kamasutra dikenal foreplay hingga afterplay. Saat Anda hilangkan prosesnya, bisa dibayangkan rasanya seperti kurang lengkap,” katanya, Rabu (4/11/2015).

Zoya menambahkan, saat proses bercinta dilakukan dari awal, maka keasyikan dan kenikmatan bisa saling dinikmati pasangan.

Berbagai posisi seks yang terdapat dalam prasasti dan ukiran kuno sejumlah kuil di India. (Foto: istimewa)
“Kehidupan seks yang menyenangkan akan membuat pekerjaan kantor lebih oke. Beda rasanya saat Anda melakukannya atau melewatkannya. Jadi tergantung Anda, mau ikut ahli melakukannya atau langsung bercinta?” pungkasnya.

Manfaat Seks untuk Kesehatan

Kebutuhan akan pemenuhan seks adalah bagian dari sifat alamiah manusia yang sudah dewasa. Seks bukanlah suatu hal yang menjijikkan, tetapi sebuah kodrat yang seharusnya justru disyukuri, karena banyak manfaat yang bisa didapat dalam aktifitas tersebut, dan bukan semata untuk melahirkan keturunan. 


Seks memiliki beragam manfaat yang dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan, baik dari segi fisik maupun psikologis.

Sejumlah manfaat seks dari penelitian para ahli diantaranya adalah:

1. Redakan stres.


Peneliti dari Skotlandia dalam riset yang dipublikasikan jurnal Biological Psychology menyimpulkan, salah satu manfaat utama seks bagi kesehatan adalah menurunkan tekanan darah dan meredakan stres secara umum. 


Dalam riset lain yang dipublikasikan jurnal yang sama menyebutkan bahwa aktivitas seks rutin berkaitan dengan tekanan diastolik yang rendah.

2. Tingkatkan daya tahan tubuh


Melakukan seks sekali atau dua kali dalam seminggu akan meningkatkan antibodi yang disebut Immunoglobin A atau IgA, yang mampu melindungi Anda dari flu ataupun infeksi.

3. Seks membakar kalori.


Aktivitas seks selama 13 menit bisa membakar sekitar 85 kalori lebih. Jika Anda ngeseks rata-rata 1 jam, berat badan Anda mungkin bisa diturunkan 1 kg dengan 21 kali ngeseks. "Seks adalah model terhebat dari olahraga," komentar Patti Britton, PhD, seksolog dan Presiden American Society of Sexuality Educators and Therapist.

4. Sehatkan jantung dan pembuluh darah.


Peneliti juga mengungkapkan bahwa ngeseks sekali atau dua kali seminggu dapat menurunkan risiko serangan jantung fatal hingga 50 persen pada pria, dibanding mereka yang melakukan seks kurang dari sekali dalam sebulan.

5. Tingkatkan kepercayan diri.


Penelitian ini dilakukan oleh ahli dari Universitas Texas dan dipublikasikan dalam Archives of Sexual Behavior.

Sebuah lukisan yang mengilustrasikan kamasutra dalam sejarah kerajaan-kerajaan di India. (Foto: Istimewa)
6. Memperbaiki keintiman.

Penelitian dari Universitas Pittsburgh dan Universitas North Carolina membuktikan, melakukan seks dan orgasme akan meningkatkan hormon oksitosin atau juga disebut hormon cinta. 


Hormon ini dapat membantu pasangan membangun dan memperkuat ikatan dan kepercayaan satu sama lain. Riset menunjukkan, semakin sering terjadinya sentuhan, makin tinggi kadar oksitosin.

7. Mengurangi rasa sakit.


Ketika hormon oksitosin dalam tubuh meningkat, endorphin juga akan naik dan rasa sakit akan berkurang. Oleh sebab itu, jika rasa sakit kepala, artritis atau gejala sidrom premenstrual Anda bisa mereda setelah berhubungan seks. Itu lebih karena efek hormon oksitosin.

8. Tekan risiko kanker prostat.


Peneliti Australia pernah mengungkapkan bahwa ejakulasi secara teratur akan menurunkan risiko kanker prostat di masa lansia. Riset ini dipublikasikan dalam British Journal of Urology International.

9. Memperkuat otot dasar panggul.


Bagi para wanita, melakukan latihan otot dasar panggul saat berhubungan intim dikenal dengan istilah gerakan Kegel. Gerakan ini akan memberi kenikmatan bagi kedua pasangan, selain juga memperkuat bagian otot dan menekan risiko inkontinensi di masa lansia.

10. Memperbaiki kualitas tidur.


Menurut penelitian, oksitosin yang dilepaskan selama orgasme juga dapat merangsang kantuk. Dengan tidur yang cukup, kesehatan pun akan lebih baik karena tensi darah dan berat badan tetap terpelihara.

Setelah mengetahui banyaknya manfaat seks untuk kesehatan, apakah anda tertarik ingin mencoba jurus kamasutra? (fg)

*Dari Berbagai Sumber

Tags

Shares ShareTweet
advertisement iklan

This blog is created for your interest and in our interest as well as a website and social media sharing info Interest and Other Entertainment.

Editor Picks