Load more

Kasus Pemerkosaan Semakin Brutal Terjadi di India

Shares ShareTweet
Para wanita India melakukan demonstrasi memprotes semakin maraknya kejahatan pemerkosaan di negara tersebut. Menanggapi kasus ini, pemerintah India menerapkan larangan menggunakan pakaian terbuka dan seksi untuk para wanita di negara itu dan para turis wanita yang sedang berkunjung. (Foto: Istimewa)
"Saya sedang pulang sekolah ketika melihat mereka. Saya sangat takut. Mereka memaksa saya masuk ke dalam mobil. Mereka berusaha mencekik saya. Mereka mengatakan akan membunuh ayah dan saudara laki-laki saya, jika tidak memenuhi keinginan mereka,"
MUMBAY -- Sejak beberapa tahun ini kasus pemerkosaan yang terjadi di India, telah menjadi perhatian dunia. Pasalnya, kejahatan pemerkosaan di negara tersebut terkenal brutal dan sadis. Para pelaku kejahatan tak memperdulikan usia, dan asal para korbannya.

Beberapa kasus pemerkosaan massal terjadi menimpa beberapa gadis di bawah umur, dan bahkan para pelaku tak segan-segan akan membunuh korbannya setelah melampiaskan nafsu bejadnya.

Pemerkosaan bukan hanya terjadi pada wanita India saja, namun juga menyasar para pelancong atau turis wanita di negara itu. Sudah banyak turis asing dari berbagai negara seperti Jerman, Italia, Amerika Serikat, Israel, Pakistan dan beberapa warga negara lain yang telah menjadi korban di negara Bollywood tersebut.

Merasa malu dan frustasi dengan kondisi ini pemerintah India menerapkan larangan bagi para wanita, baik warga India maupun para turis menggunakan pakaian seksi seperti rok pendek, baju yang serba ketat, dan aksesoris yang dapat merangsang para pria untuk melakukan kejahatan pemerkosaan.


Kebijakan tersebut dikeluarkan oleh Menteri kebudayaan India, Mahesh Sharma, yang merilis 'daftar yang boleh dan tidak boleh dilakukan turis' itu juga melarang turis untuk berjalan-jalan sendiri malam hari di kota-kota kecil.

Namun, kebijakan yang dibuat Sharma mendapat tentangan keras dari sebagian rakyat India. Di dunia maya dan media sosial, para netizen India melontarkan cacian yang menganggap Sharma sebagai sosok yang kolot dan kuno, serta pembenci kaum wanita.

Tak tahan mendapat komentar pedas itu, Sharma kemudian terpaksa mengklarifikasi bahwa sebenarnya daftar tersebut khusus untuk 'tempat-tempat beribadah'.

Ketika ditanya wartawan apakah dia bermaksud meminta turis perempuan mengenakan aturan berpakaian saat berkunjung ke India, Sharma menegaskan bahwa India adalah negara berbudaya dan punya kostum khusus untuk ke kuil.

Dua orang wanita yang menjadi korban pemerkosaan dibunuh secara brutal dan digantung di sebuah pohon oleh para pelaku. (Foto: Istimewa)
Kepada wartawan dia mengatakan bahwa di bandara, turis asing wanita, yang baru tiba di India akan diberikan kartu berisi peraturan apa yang boleh dan tidak boleh mereka lakukan.
“Turis juga harus mengambil foto mobil dan plat mobil yang mereka tumpangi, lalu mengirimkannya ke teman mereka untuk berjaga-jaga,” kata Sharma dikutip dari Telegraph, Selasa (30/8/16).

Kasus Pemerkosaan Sangat Brutal

Kasus kejahatan pemerkosaan di India masuk meningkat setiap tahunnya. Para pelaku kejahatan, sering melakukan pemerkosaan dengan cara yang sangat brutal dan kejam. 


Seperti yang terjadi baru-baru ini, muncul kemarahan di sejumlah kalangan di India karena seorang mahasiswi diduga kembali diperkosa oleh lima pria, yang menyerangnya tiga tahun lalu.

Polisi belum menangkap pelaku meskipun wanita 21 tahun tersebut diperkosa minggu lalu di kota Rohtak di negara bagian Haryana, India utara. 


Wanita tersebut mengatakan dia dipaksa masuk ke dalam kendaraan dan para pria tersebut berusaha mencekiknya. Dia mengalami luka parah dan dibuang ke semak-semak. Beruntung, seorang pejalan kaki melihatnya dan membawanya ke rumah sakit.
"Saya sedang pulang sekolah ketika melihat mereka. Saya sangat takut. Mereka memaksa saya masuk ke dalam mobil. Mereka berusaha mencekik saya. Mereka mengatakan akan membunuh ayah dan saudara laki-laki saya, jika tidak memenuhi keinginan mereka," kata wanita tersebut, kepada sebuah saluran televisi.
Seorang laki-laki tua tertangkap kamera saat hendak memperkosa seorang gadis kecil yang masih di bawah umur, di India.
Penyelesaian kasus pemerkosaan di India, hanya sebagian kecil saja berakhir di jalur hukum. Sebagian besar selesai karena para pelaku pemerkosaan biasanya berasal dari kasta yang lebih tinggi dan tak tersentuh hukum. 

Sebagian penyelesaian melalui pemberian kompensasi uang kepada para korban yang umumnya memiliki tingkat pendidikan yang rendah. (fg)

Sumber: Telegraph

Tags

Shares ShareTweet
advertisement iklan

This blog is created for your interest and in our interest as well as a website and social media sharing info Interest and Other Entertainment.

Editor Picks