Load more

Inilah Daftar Merek Minuman Kemasan yang Berbahaya Bagi Kesehatan

Shares ShareTweet
Sejumlah minuman kemasan dari hasil penelitian mengandung sejumlah zat kimia yang berbahaya bagi kesehatan. Umumnya setiap minuman kemasan mengandung sejumlah zat yang jika dikonsumsi dalam kadar tertentu dapat memicu timbulnya berbagai macam penyakit. (foto: istimewa)
Di negara tropis seperti Indonesia, industri minuman kemasan merupakan salah satu bidang usaha yang sangat menjanjikan dan menguntungkan. 

Bayangkan saja, suasana panas dan gerah di siang hari, biasanya orang akan mudah tertarik untuk mengonsumsi minuman kemasan yang menyegarkan, terutama bagi para pekerja, pelajar, dan bahkan anak-anak. 

Kini kita bisa melihat hampir disepanjang jalan, banyak toko maupun warung-warung kecil yang menjual berbagai macam minuman kemasan dengan aneka merek dagang.

Namun, tahukan anda bahwa minuman kemasan sangat berbahaya bagi kesehatan, terutama jika diberikan kepada anak-anak. Banyak penyakit yang timbul akibat dipicu mengonsumsi minuman kemasan. Sejumlah penyakit yang ditimbulkan akibat minuman kemasan seperti kanker, diabetes, obesitas, jantung dan lain-lain.

Bahkan, bahaya minuman kemasan sudah menjadi perhatian utama di Amerika Serikat dan Eropa. Di Amerika Serikat misalnya, sekarang sudah ada berbagai kampanye untuk mengurangi konsumsi minuman kemasan pada anak, terutama soda arena tingkat obesitas serta diabetes pada anak yang cukup tinggi. Hal ini dilakukan sebagai salah satu cara untuk mengingatkan berapa banyak gula yang dikonsumsi.


Lalu, mengapa minuman kemasan tidak baik bagi kesehatan? Berikut sejumlah zat dan bahan yang umumnya terkandung dalam minuman kemasan:

1. Mengandung Gula Buatan/Sintetis

 
Efeknya gula pada tubuh bila dikonsumsi berlebihan sangat berbahaya. Gula adalah penyebab nomor satu diabetes, obesitas, dan kerusakan gigi. Apalagi umumnya minuman kemasan menggunakan gula sistetis buatan pabrik.

Kandungan gula dalam salah satu merek minuman kemasan cepat saji. Kandungan gula berlebih dapat memicu berbagai macam penyakit. (foto: istimewa)
Misalnya, seorang anak berusia 1-3 tahun hanya boleh mengonsumsi hingga lima sendok teh gula perhari, atau setara dengan 80 kalori jika satu sendok teh gula mengandung 16 kalori, sementara anak 4-6 tahun boleh mengkonsumsi hingga 8 sendok teh perhari atau setara dengan 128 kalori, atau setara dengan 10% dari kandungan gizi yang dikonsumsi.

Sedangkan Normalnya anak membutuhkan 10-15% air dihitung dari berat badannya. Dalam Widyakarya Pangan Nasional Indonesia 2013, dirumuskan bahwa anak usia 0,5-1 tahun kebutuhan airnya 800 mililiter, usia 1-3 tahun sebanyak 1.200 mililiter, usia 4-6 tahun sebanyak 1.500 mililiter dan usia 7-9 tahun sebanyak 1.900 mililiter.

Minuman kemasan biasanya memiliki kadar gula yang sangat berlebihan dan tidak berimbang antara jumlah air dan zat lainnya. Hal inilah yang menyebabkan bahwa gula yang terkandung dalam minuman kemasan dapat memicu timbulnya berbagai macam penyakit, terutama bagi anak-anak. 


Padahal gula buatan atau pemanis adalah musuh utama tubuh manusia. Terlalu banyak mengonsumsinya akan merusak kesehatan dan menyebabkan daya tahan tubuh melemah, dan memicu timbulnya penyakit lain seperti gagal ginjal dan penyakit jantung.

 2. Mengandung Kadar Kafein Berbahaya
 
Sebagian besar minuman kemasan mengandung sejumlah kafein, seperti teh, soda, dan minuman berenergi, bahkan dalam minuman yang dianggap tidak berbahaya sekalipun seperti susu cokelat dan minuman cokelat, dengan kadar yang berbeda-beda. 


Dalam jumlah terbatas, kafein tidak berbahaya, namun jika berlebih maka akan menjadi sangat mematikan.

Kafein adalah stimulan yang dapat memicu debaran jantung. Kelebihan kafein dapat menyebabkan debar jantung dan susah tidur. 


Kafein juga menyebabkan kegelisahan, obesitas dan gangguan perut. Kafein juga sangat berbahaya jika diberikan anak-anak yang sering mengonsumsi minuman kemasan.

3. Mengandung Zat Tanin

 
Zat Tanin biasanya ditemui pada rokok, tapi sebnarnya zat Tanin juga bisa ditemukan dalam teh. Rasa Tanin bisa diketahui saat meminum teh pahit, maka tenggorokan biasanya sering terasa sepet atau kesat. Untuk anak-anak, Tanin sangat tidak disarankan dan batas toleransinya adalah dua gelas sehari.

Kadar kandungan gula dalam sejumlah merek minuman kemasan. (foto: istimewa)
Zat Tanin jika diminum dalam batas wajar dan normal, maka Tani berguna sebagai antioksidan, namun jika berlebih, maka Tanin juga memiliki sifat yang dapat mengikat zat besi. Padahal Zat besi sangat penting dalam pembentukan darah, kekurangan zat besi dapat menyebabkan sayamia.

4. Mengadung Zat HFCS Berbahaya

 
HFCS (high-fructose corn syrup), adalah pemanis berkalori yang diperoleh dari jagung. Bahan ini cocok untuk beragam minuman dan makanan yang mencakup sereal siap makan, produk daging, saus, bumbu, minuman ringan, dan minuman lainnya. 


Walaupun HFCS telah menggantikan sukrosa pada banyak makanan dan minuman jadi di Amerika Serikat, tapi sukralosa tetap menjadi pemanis utama yang digunakan di negara itu dan di seluruh dunia.

Sirup jagung biasa mengandung glukosa 100%, namun kadar manisnya hanya sekitar 65% dengan berbanding sukrosa (gula pasir). Pemanis yang dikembangkan untuk penggunaan pada minuman ringan memiliki tingkat kemanisan yang sebanding dengan sukrosa dan disebut dengan HFCS55 karena berisi 55% fruktosa.


Kecemasan konsumen Amerika Serikat terhadap HFCS merebak pada tahun 2004, setelah perhatian media yang sangat luas atas komentar yang diterbitkan di American Journal of Clinical Nutrition (AJCN), tentang HFCS dan obesitas yang menduga bahwa perbedaan kemanisan kandungan fruktosa atau nilai rasa kenyang HFCS dengan sukrosa dapat dikaitkan dengan laju penyakit kegemukan berlebih atau obesitas yang meningkat di Amerika Serikat.

5. Mengandung Zat Plastik Berbahaya

 
Pertama, perlu diketahui bahwa, menurut hasil penelitian, minuman kemasan botol memproduksi 1,5 juta sampah plastik pertahun. Ditambah lagi dengan penguraian sampah yang sangat lambat, diperkirakan membutuhkan waktu hingga 500 tahun agar kemasan plastik tersebut bisa kembali terurai dalam tanah. 


Sampah plastik saat ini menjadi pemicu utama terjadinya kerusakan lingkungan, dan menjadi penyumbang sampah terbesar di dunia.

Kedua, plastik yang digunakan untuk bungkus minuman kemasan juga sangat berbahaya bagi kesehatan. Saat botol plastik bersentuhan dengan air secara terus menerus, plastik akan melepaskan bahan kimia yang disebut Phthlate. 


Zat beracun ini akan mengendap di dalam tubuh dan menyebabkan kanker serta kemandulan jika sering dikonsumsi dalam jangka panjang.
Minuman air mineral kemasan jika terkena matahari langsung juga dapat memicu aktifnya sejumlah senyawa kimia yang berbahaya bagi kesehatan. (Foto: Istimewa)
Hampir semua minuman kemasan menggunakan bahan plastik untuk bungkus kemasannya, baik dalam bentuk botol maupun kemasan lainnya. 

Meski dikemas dengan baik, lama kelamaan air mulai menyerap bahan kimia berbahaya dari plastik yang dapat menyebabkan timbulnya berbagai macam penyakit.

6. Mengandung Zat Soda Berbahaya

 
Minuman ringan yang mengandung soda, ternyata bisa memengaruhi kesehatan tulang. Sebab, minuman soda terbukti memiliki kandungan asam fosfor yang dapat mengurangi kekuatan tulang, dan membuatnya mudah keropos. 


Hal ini selanjutnya akan menimbulkan dampak pada semakin tingginya angka masyarakat yang terkena risiko penyakit osteoporosis dan bisa memberikan risiko kenaikan berat badan.

Belum lama ini, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengeluarkan Daftar produsen AMDK atau Air Minum dalam Kemasan yang sangat tak layak untuk dikonsumsi, karena mengandung zat yang bisa membahayakan kesehatan konsumen.

Hasil penelitian pihak YLKI menyimpulkan dari 11 merek sekitar 9 merek mengandung 100.000 mikro bakteri untuk per mililiter. 


Sementara untuk 2 merek yang lainnya, mempunyai bakteri di atas ambang batas. Sehingga, pihak YLKI menghimbau supaya jangan membeli produk Air Mineral ini karena berbahaya.

Berikut 11 nama Daftar Merek Air Mineral Gelas ‘AMDK’ Tidak Layak Minum tersebut:

2 Merek Air Mineral Gelas ‘AMDK’ melebihi ambang batas :

– Sega, PT Indotirta Jaya Abadi
– Ron 88, PT Panfila Indosari

9 Merek Air Mineral Gelas ‘AMDK’ mendekati ambang batas :

– Prestige, PT Tanahmas Tirta Lestari, Jawa Barat;
– Top Qua, PT Sumber Warih Sejahtera, Depok;
– Airmax, PT Jitu, Tangerang;
– Caspian, PT Cisalada Jaya Tirtamarta Indonesia, Sukabumi;
– Club, PT Tirta Tama Bahagia, Bogor;
– Pasti Air, PT Tang Mas Indonesia PT Sumber Alfaria Tridjaya;
– Vit, PT Sumber Sukses Sentosa, Bogor PT Tirta Investasi, Jakarta;
– Prim-A, PT Sinar Sosro Indonesia;
– De As , PT Ravindo Rezeki, Bogor.

Sedangkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), juga mengeluarkan rilis bahwa terdapat sejumlah merek minuman kemasan yang sangat berbahaya bagi kesehatan.

Arya, seorang anak sekolah dasar mengalami obesitas atau kegemukan berlebih, akibat terlalu sering mengonsumsi minuman kemasan. (foto: istimewa)
Karena dari hasil penelitian ditemukan bahwa, 19 minuman kemasan berbagai merek, mengandung Aspartame, sebuah zat yang lebih keras dari biang gula, dan dapat menimbulkan terjadinya pengerasan Otak (Kanker Otak), diabetes dan pengerasan sumsum tulang belakang (mematikan sumsum tulang belakang).

Berikut nama-nama minuman kemasan berbahaya tersebut:

1. Extra Joss,
2. M-150,
3. Kopi Susu Gelas (Granita),
4. Kiranti,
5. Krating Daeng,
6. Hemaviton,
7. Neo Hemaviton,
8. Marimas,
9. Segar Sari shachet,
10. Frutillo,
11. Pop Ice,
12. Segar Dingin Vit. C,
13. Okky Jelly Drink,
14. Inaco,
15. Gatorade,
16. Nabati,
17. Adem Sari,
18. Naturade Gold,
19. Aqua Splash Fruit.

Dari informasi di atas, sudah saatnya anda segera menghentikan kebiasaan mengonsumsi minuman kemasan, atau mewaspadai keluarga dan anak-anak anda dari dampak bahaya minuman tersebut. 


Jangan biarkan anak-anak anda secara sembarangan meminum minuman kemasan yang banyak dijual di sekitar anda maupun di sekolahan, karena anda tidak akan pernah tahu bahaya dan racun apa yang terkandung dalam setiap tetep minuman kemasan tersebut. 

Ayo sayangi keluarga anda dengan memberikan makanan dan minuman yang menyehatkan. (gn)

*Dari Berbagai Sumber

Tags

Shares ShareTweet
advertisement iklan

This blog is created for your interest and in our interest as well as a website and social media sharing info Interest and Other Entertainment.

Editor Picks