Load more

Bahaya Makan Mie Instan, Sumber Penyakit dan Picu Kematian

Shares ShareTweet
Makanan mie instan selain berbahaya dan memicu timbulnya berbagai macam penyakit, dalam beberapa peristiwa mengonsumsi makanan olahan ini ternyata juga dapat menimbulkan kematian. (Foto: istimewa)
“Dia jarang makan nasi. Makan mie instan saja tiap hari. Bayangkan saja satu hari bisa makan delapan bungkus dia. Pagi, siang, malam makan mie,”
Siapa yang tidak mengenal mie, makanan olahan yang satu ini merupakan salah satu menu makanan tertua dan paling dikenal di dunia. Selain bentuknya yang sangat menggugah selera, mie juga makanan yang sangat murah dibandingkan menu lain, sehingga kini sudah menjadi makanan rakyat.

Tapi tahukah anda bahwa mengonsumsi mie dapat memicu kematian selain juga menimbulkan berbagai macam penyakit.

Seperti diberitakan sejumlah media massa online baru-baru ini terkait peristiwa kematian yang ditimbulkan akibat mengonsumsi mie. Peristiwa pertama menimpa Lintang, siswi SMP Negeri I Palasah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. 


Gadis berusia 13 tahun itu Kecamatan Palasah dinyatakan tewas setelah mengonsumsi mie dalam menu sarapan paginya sebelum berangkat ke sekolah.

Ibu Lintang, Nia Kurnia mengatakan, kebiasaan sang anak ketika hendak berangkat sekolah, ia selalu menyiapkan makanan. Hanya pagi itu, Kamis (5/2), firasat aneh itu muncul ketika putrinya ingin sarapan pagi dengan semangkuk mi instan yang ingin dibuatkan sang ibu.


Peristiwa ketiga menimpa Cici, pegawai di bagian administrasi Fakultas Kedokteran UMSU, Medan, Sumatera Utara. Menurut Zainab, ibu kos Cici, ia selalu mengingatkan agar tidak terus-terusan makan mi instan, apalagi sering mengeluh sakit perut. Hal senada juga diakui teman-teman korban.

“Dia jarang makan nasi. Makan mie instan saja tiap hari. Bayangkan saja satu hari bisa makan delapan bungkus dia. Pagi siang malam makan mie Sudah sering kami menasehati, tapi tak didengar,” kata teman Cici seperti dilansir jpnn.

Cici saat merayakan hari ulang tahunnya. Cici meninggal akibat pemakan mie instan. (Foto: jpnn)
Peristiwa naas ketiga menimpa Bripka Adam Kurnia, anggota Ranmor Reskrim Jakarta Pusat, meninggal seusai makan mi instan. Korban sempat berteriak minta tolong usai memakan mie instan itu.

Gejala yang dialami korban saat itu adalah batuk berdahak di sertai muntah warna kuning. Akhirnya, korban dibawa ke RSCM oleh anggota piket menggunakan mobil identifikasi. Setelah didiagnosa oleh dokter RSCM akhirnya korban dinyatakan meninggal dunia.

Dari sejumlah peristiwa kematian diatas, bahaya mie instan terhadap kesehatan maupun keselamatan manusia bukanlah isapan jempol belaka. 


Lalu mengapa mie instan sangat berbahaya bagi kesehatan? apa yang sebenarnya terkandung dalam olahan makanan murah meriah tersebut? rangkumannya untuk anda:

Zat Berbahaya Dalam Mie Instan


1. Mengandung Bahan Pengawet Kimia Sintetis, Mie Lebih Lama Dicerna


Mie instan mengandung bahan penambah rasa, pengawet beracun jenis tertiary-butyl hydroquinone (TBHQ), zat inilah yang membuat mie instan yang Anda makan tidak langsung tercerna, bahkan berjam-jam setelah proses pencernaan terjadi.


Ini sangat berbahaya bagi kesehatan karena memaksa sistem pencernaan bekerja lebih ekstra untuk memproses makanan yang banyak mengandung bahan kimia dan sedikit sekali serat. Selain itu juga sangat berbahaya bagi kesehatan dalam jangka panjang.

TBHQ merupakan sisa dari hasil pengolahan petroleum dan biasanya dicantumkan dalam kemasan makanan sebagai antioksidan. TBHQ sebenarnya adalah bahan kimia sintetis dengan kandungan antioksidan. Bahan kimia ini akan mencegah oksidasi lemak dan minyak, sehingga awet disimpan dalam waktu yang lama sekalipun.

Selain dalam makanan instan dan makanan cepat saji, TBHQ dapat pula ditemukan dalam produk-produk pestisida dan pelapis kayu, serta kosmetik dan parfum untuk mengawetkannya saat pemakaian.

Kondisi mie instan di dalam lambung yang memerlukan waktu lama dicerna dan terurai akibat mengandung bahan pengawet. (Foto: Istimewa)
TBHQ akan sangat berbahaya jika dikonsumsi sebanyak lebih dari 400 mg per kilogram berat badan seseorang. Saat TBHQ ada di dalam tubuh hingga sebanyak lima gram, TBHQ berpotensi mematikan bagi orang yang mengonsumsinya. 

Satu gram saja konsumsi TBHQ berpotensi sebabkan mual, muntah, tinnitus, halusinasi, sensasi seperti tercekik hingga pingsan.

2. Mengandung Monosodium Glutamate (MSG) Berbahaya


Zat kimia MSG yang juga merupakan excitotoxin, yang dapat membuat sel-sel saraf bekerja terlalu berlebihan hingga dapat mengalami kerusakan bahkan kematian, menyebabkan adanya disfungi otak dan kerusakan yang berbahaya hingga timbul kondisi gangguan otak dan saraf seperti penyakit Alzheimer's, Parkinson's, Lou Gehrig's, dan lainnya.

3. Mengandung Sodium Berbahaya


Sebungkus mie instan sudah mengandung 2,700 miligram sodium, yang tidak menyehatkan. Hal ini dapat menghalangi terserapnya nutrisi penting seperti protein, kalsium, fosfor, zat besi, potassium, vitamin A, niacin dan vitamin C dibandingkan mereka yang tidak memakan mie instan sama sekali. 


Selain itu juga dapat menyebabkan kenaikan tekanan darah, gula darah, triglycerides dan kadar kolesterol sehat HDL yang rendah, gejala gangguan metabolik, diabetes dan penyakit jantung.

4. Mengandung zat berbahaya Proplene Glycol 


zat ini dapat menyebabkan terjadinya penyakit kerusakan hati dan gagal ginjal, apabila dikonsumsi manusia dalam takaran tertentu. Cara kerja zat ini adalah dengan merusakan dan menganggu kerja hati.

5. Bahaya Kemasan Styrofoam


Selain dalam kemasan plastik, mie instan juga saat ini sedang tren dalam kemasan Styrofoam. Padahal Stryfoam yang diberi air panas sangat tidak baik karena menambah zat kimia berbahaya di dalam Mie Instan. Zat Stryfoam juga dapat memicu timbulnya bibit-bibit kanker dalam tubuh.

6. Mengandung Zat Lilin Berbahaya


Dalam mie instan terdapat lapisan lilin yang membuat mie tidak lengket dan tidak menggumpal. Lilin ini sangat sulit sekali dicerna oleh tubuh , setidaknya membutuhkan waktu 3 hari untuk mencerna dan membuang lilin ini.

Salah satu proses pembuatan mie instan yang jauh dari kesan bersih dan higienis. (Foto: Istimewa)
Jika sobat mengkonsumsi mie instan setiap hari, sudah dapat dibayangkan lilin tersebut past menumpuk di dalam tubuh kita. Zat lilin ini jika mengendap dalam tubuh dapat memicu timbulnya sel kanker.

7. Mie Instan Merupakan junk food (Makanan Sampah)


Disebut makanan sampah karena karena pada mie instan mengandung cukup tinggi karbohidrat dan juga lemak jenuh. Dalam mie instan tidak dilengkapi kandungan lain seperti serat, proten ataupun vitamin.

Berikut sejumlah penyakit berbahaya yang dipicu akibat mengonsumsi mie instan:

1. Menimbulkan Terjadi Penyakit Diabetes


Karbohidrat yang terkandung dalam mie instan nantinya akan diubah oleh tubuh menjadi glukosa atau gula. Gula ini akan diproses oleh insulin yang diproduksi oleh pankreas menjadi sumber tenaga. Jika glukosa terlalu banyak, kerja pankreas untuk memproduksi insulin pun semakin berat.

Lama kelamaan pankreas akan rusak, dan tidak akan mampu memproduksi insulin dengan baik, sehingga glukosa akan semakin banyak menumpuk di dalam tubuh. Hal inilah yang menimbulkan penyakit diabetes.

2. Kencing Manis


Kandungan gula yang melimpah dalam Mie Instan juga memicu kita terjangkit kencing manis.

3. Meningkatkan Kadar Kolesterol. 


Mie Instan juga menjadi salah satu makanan yang dapat meningkatkan kadar kolesterol karena kandungan garam yang tinggi.

4. Mengganggu Hormon Pria dan wanita


Mie Instan mengangganggu hormon karena Sodium yang terkandung dalam Mie Instan. Pada wanita hal ini menyebabkan jadwal bulanan seperti menstruasi dapat terganggu. Sedangkan para pria akan mengganggu gairah seks hingga menyebabkan ejakulasi dini.

5. Menurunkan Metabolisme


Zat kimia di dalam Mie Instan juga dapat menurunkan metabolisme. Sebenarnya Mie Instan hanya akan memberi sedikit energi dan menurunkan kembali metabolisme kita karena zat kimia tersebut. Hal ini juga dipicu karena mie instan sulit dicerna dan dimetabolisme tubuh.

6. Menyebabkan Keguguran


Bagi para wanita yang sedang hamil, hindarilah makan Mie Instan. Karena dari hasil sejumlah penelitian, zat kimia dalam Mie Instan yang kuat dapat menyebabkan keguguran.

7. Memicu Terjadinya Penyakit Stroke


Penyakit stroke juga bisa timbul akibat mengkonsumsi rutin Mie Instan. Hal ini karena Mie Instan dapat menganggu kelancaran aliran darah.


8. Pemicu Penyakit Jantung


Mengkonsumsi Mie Instan terlalu sering dapat memicu penyakit jantung. Hal ini biasa disebut dengan Cardionmetabolic Syndrome.

9. Membuat Perut Buncit dan Obesitas


Kandungan garam yang sangat melimpah dalam Mie Instan secara tidak langsung membuat perut menjadi buncit dan kegemukan berlebih atau obesitas.

Sekarang dari potensi bahaya yang ditimbulkan mie instan di atas, masihkah anda berpikiran untuk mengonsumsi makanan olahan ini atau memberikannya kepada orang-oarang tersayang anda? 


Atau segera merubah kebiasaan dan hobi dengan hanya memakan makanan yang sehat dan bersih. Tentunya untuk ukuran Indonesia yang memiliki begitu banyak menu makanan tradisional yang mampu menjadi pengganti mie instan, jika anda mau.

Karena kalau tidak, dengan mengonsumsi mie instan, selain anda memupuk dan memelihara penyakit di dalam tubuh anda, sebenarnya anda juga sedang memperpendek usia anda sendiri menuju pintu kematian diakibatkan makanan sampah ini. Ayo sekarang saatnya berubah, sebelum terlambat!. (fg).

*Dari Berbagai Sumber

Tags

Shares ShareTweet
advertisement iklan

This blog is created for your interest and in our interest as well as a website and social media sharing info Interest and Other Entertainment.

Editor Picks